Keluarkan 'Fatwa', Mahasiswa Bakar Foto Mega, SBY, Wiranto
Jumat, 11 Jun 2004 15:32 WIB
Semarang -
Meniru apa yang dilakukan kiai NU di Jatim, puluhan mahasiswa Semarang yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa IAIN Walisongo mengeluarkan 'fatwa' tolak capres militer dan status quo. Sebagai simbolisasi atas tuntutannya, mereka membakar foto Mega, SBY, dan Wiranto.Aksi tersebut dimulai dari Kawasan Simpang Lima Semarang sekitar pukul 10.00 WIB. Dari sana sambil berorasi mereka menuju Kawasan Bundaran Air Mancur yang jaraknya hanya 500 meter dari lokasi awal. Mereka membawa keranda untuk mengusung temannya yang sudah mereka poles seperti kiai. Di keranda itu terselip lembaran-lembaran uang kertas 50 ribuan palsu. Di dada 'kiai' tertulis "Menerima order pemilu, kampanye, tim sukses, restu, dll. Bisa ditunggu, dijamin jitu".Selain itu mereka juga membentangkan spanduk yang bertuliskan "Tolak capres militer dan status quo". dan spanduk yang berbunyi "Tolak capres penjual aset bangsa", Tolak capres yang terbukti gagal", dan "Purnawirawan baju sipil, otak tetap militer".Dalam orasinya, baik Megawati maupun capres militer merupakan momok bagi demokratisasi. Karenanya, tiga capres tersebut bukanlah sosok alternatif bagi bangsa ini. "Haram memilih ketiga orang tersebut," kata salah seorang peserta aksi seperti berfatwa.Ketika ditanya apakah dengan demikian mereka mendukung Amin Rais dan Hamzah Haz, mereka menjawab tidak. Lho? Sayang sekali, mereka tidak bisa menjelaskan kenapa dua orang tersebut tidak 'diharamkan' untuk dipilih.Aksi yang diikuti puluhan mahasiswa itu diakhiri dengan pembakaran patung yang ditempeli foto Mega, SBY, dan Wiranto. Keranda yang digunakan untuk mengangkut 'kiai' juga ikut mereka bakar.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































