"Kasus terakhir beliau saya kurang tahu. Saya belum tahu," kata Andi saat jumpa pers di kantornya, Senayan, Jakarta, Jumat (22/4/2011).
Ditanya lebih jauh soal siapa saja yang kemungkinan terlibat, politisi Demokrat ini juga mengaku tidak tahu. Termasuk kemungkinan ada hubungannya dengan tokoh partai politik tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah nanti menunjuk pelaksana tugas apa siapa kami tengah menggodok hal ini," ucapnya saat ditanya soal status kepegawaian WM.
KPK sebelumnya mengungkap penangkapan Sekretaris Kemenkopora WM atau Wafid Muharam terkait pembangunan sarana SEA Games Palembang. KPK juga menangkap MUI seorang pengusaha dan R yang juga broker dalam dugaan suap menyuap ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun MIU merupakan inisial dari Muhammad Idrus. Sedangkan broker berinisal R, bernama Rossa. Ditengarai Wafid menerima cek Rp 2 miliar dari MIU.
Kamis malam kemarin, KPK menggeledah kantor Kemenpora di lantai tiga dan kantor R yang menjadi mediator transaksi proyek. Penggeledahan dilakukan sejak pukul 20.00 WIB.
Untuk diketahui, Wisma Atlet di Palembang berada di kawasan Jakabaring Sport City. Pemerintah Daerah Palembang menargetkan Juli 2011, pembangunan gedung yang akan menampung sekitar 4.000 atlet ini dapat selesai. Pembangunan Proyek wisma diketahui selama ini dijalankan oleh oleh PT Duta Graha Indah.
(fjp/mad)











































