Komisi I DPR: Berantas Teroris dari Hulunya

Komisi I DPR: Berantas Teroris dari Hulunya

- detikNews
Jumat, 22 Apr 2011 09:49 WIB
Jakarta - Status keamanan nasional siaga 1 menghadapi teror bom. Untuk memberangus teroris hingga akarnya diperlukaan koordinasi yang solid antar aparat keamanan untuk mencegah berkembangnya jaringan teroris.

"Siaga 1 itu hanya untuk keperluan event, misalnya Paskah. Itu hanya istilahnya represif hanya sesaat. Tapi sekarang yang paling penting adalah menyelesaikan di hulunya bagaimana," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin, kepada detikcom, Jumat (22/4/2011).

Untuk mencegah meluasnya jaringan teroris, harus ada langkah antisipasi yang efektif. Termasuk mengamati dan mencegah hal-hal yang mencurigakan dan mengarah ke radikalisasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama mengeliminasi kegiatan di awal pada saat mereka indoktrinasi, pada saat mereka menyiapkan orang, pada saat melatih manusia, pada saat mereka mempelajari bom. Oleh siapa, ya oleh masyarakat. Pemimpin formal non formal harus paham betul," tutur Hasanuddin.

Pemerintah juga harus mensosialisasikan ke masyarakat. Kalau perlu mengajak ulama untuk meyakinkan masyarakat, sehingga cikal bakal teroris tidak berkembang.

"Masuk ke daerah itu harus alim ulama untuk memberikan  pencerahan kegiatan teroris yang mengatasnamakan apapun tidak sesuai dengan ajaran ideologi manapun," tuturnya.

Langkah-langkah tersebut akan semakin efektif jika terdapat koordinasi yang baik antar aparat keamanan, "Kuncinya adalah koordinasi, ini yang paling susah. Jangan bersikap ego sektoral mau menang sendiri kalau mau membasmi teroris," tandasnya.

(van/adi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads