"Secara internal PAN akan terus menata dan menguatkan proses rekruitmen dan kaderisasi. Rekruitmen dilakukan dengan menimbang rekam jejak dan kapasitas," ujar Ketua DPP PAN, Bima Arya Sugiarto, kepada detikcom, Jumat (22/4/2011).
Selain itu PAN juga akan lebih selektif dalam kaderisasi partai. Perginya Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, dijadikan pelajaran bagi PAN untuk tidak sembarangan merekrut kader.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga kembali mengungkap keinginan PAN agar ada aturan yang jelas dalam UU Pemilukada. Sehingga kelak kutu loncat akan mendapatkan konsekuensi setimpal.
"Secara eksternal PAN akan memperjuangkan di revisi UU Pemilukada agar mengatur secara tegas komitmen untuk tidak pindah partai sampai akhir masa jabatan. Harus ada sanksi apabila dilanggar, misalnya dalam bentuk pencabutan dukungan politik atau membayar denda," tandasnya.
(van/adi)










































