Kunjungan Kerja DPR ke Luar Negeri Harus Transparan

Kunjungan Kerja DPR ke Luar Negeri Harus Transparan

- detikNews
Jumat, 22 Apr 2011 06:21 WIB
Kunjungan Kerja DPR ke Luar Negeri Harus Transparan
Jakarta - Pimpinan DPR mengaku kecewa dengan sejumlah agenda kunjungan kerja DPR ke luar negeri yang tidak disosialisasikan ke publik. Padahal pimpinan DPR sudah berulangkali mengingatkan agar setiap kunjungan kerja dilaporkan ke publik.

"Prinsipnya terkait kunjungan kerja ke luar negeri, DPR merespon kritik masyarakat. Dalam waktu dekat pimpinan DPR akan menggelar rapat dengan pimpinan fraksi DPR mengingatkan kembali kesepakatan rapim sebelumnya. Yang mana pimpinan menyepakati beberapa hal seperti sosialisasi dan jadwal yang rigid terkait rencana keberangkatan ke luar negeri," ujar Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan, kepada detikcom, Jumat (22/4/2011).

Taufik menuturkan, anggota DPR diwajibkan mempertanggungjawabkan setiap kegiatannya kepada rakyat. Tentunya kunjungan ke luar negeri DPR juga harus membawa manfaat bagi rakyat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain itu juga perlu evaluasi yang jelas usai kunjungan kerja. Hasilnya juga disampaikan kepada masyarakat. Intinya setiap kunjungan kerja ke luar negeri harus bisa dipertanggungjawabkan kepada rakyat," tutur Taufik.

Karenanya ia mengimbau sejumlah alat kelengkapan DPR yang hendak berangkat ke luar negeri untuk berpamitan kepada rakyat. Pengalaman buruk kunjungan kerja BK DPR ke Yunani tak boleh terulang lagi.

"Rakyat ini kan tidak melarang kunjungan ke luar negeri, hanya minta secara transparan. Ke depan pimpinan menghendaki kunjungan kerja ke luar negeri harus dipublikasikan secara cukup sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada rakyat," tandasnya.

Daftar kunjungan kerja empat alat kelengkapan DPR selama masa reses DPR 8 April hingga 8 Mei 2011 yang diolah oleh Seknas FITRA dari RK dan Dipa DPR tahun 2011 yang mengikuti standar Kemenkeu no. 100/PMK.02/2011 adalah sebagai berikut:

1. Kunjungan Komisi I DPR ke Amerika Serikat 1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.405.548.500
2. Kunjungan Komisi I DPR ke Turki 16 โ€“22 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 879.908.000
3. Kunjungan Komisi I DPR ke Rusia menghabiskan anggaran Rp 1.286.713.750
4. Kunjungan Komisi I DPR ke Prancis menghabiskan anggaran Rp 944.593.250
5. Kunjungan Komisi I DPR ke Spanyol menghabiskan anggaran Rp 1.201.826.500
6. Kunjungan Komisi X DPR ke Spanyol 24 โ€“ 30 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.320.374.500
7. Kunjungan Komisi X DPR ke China menghabiskan anggaran Rp 668.730.500
8. Kunjungan Komisi VIII DPR ke China 17-24 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 668.730.500
9. Kunjungan Komisi VIII DPR ke Australia menghabiskan aggaran Rp 811.800.250
10. Kunjungan BURT DPR ke Inggrisย  1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.574.638.500
11. Kunjungan BURT DPR ke Amerika Serikat menghabiskan aggaran Rp 1.966.986.500

Total anggaran yang digunakan kunjungan kerja DPR selama masa reses (8 April-8 Mei 2011) adalah Rp 12.730.087.250.

(van/adi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads