Wiranto Belasungkawa untuk PB XII
Jumat, 11 Jun 2004 14:10 WIB
Solo - Kedekatan pribadi dengan Paku Buwono XII membuat Wiranto tidak mampu menahan haru. Di tengah-tengah wawancara dia langsung diam dan tertunduk dengan mata berkaca-kaca saat diberitahu Raja Kraton Surakarta itu wafat. Dia pun langsung memberikan ucapan belasungkawa."Ada kabar yang jauh lebih penting saat ini, Sinuhun wafat. Mari bersama-sama untuk menyampaikan suatu doa kepada Yang Kuasa semoga arwah Sinuhun dapat diterima di sisi Allah. Diampuni segala dosanya, diakui segala amal baiknya, waktu masih bersama kita di dunia ini," ucap Wiranto lirih dengan nada haru kepada wartawan di Solo, Jumat (11/6/2004) pagi.Wiranto kemudian memaparkan kedekatannya secara pribadi dengan Raja di Kasunanan Surakarta itu. Beberapa bulan menjelang Sinuhun wafat, setiap datang ke Solo, Wiranto menghadap atau sowan, karena dirinya sudah dianggap sebagai sentana (kerabat) dengan gelar Kanjeng Pangeran Aria (KPA)."Tapi bukan karena gelar itu karena itu hanya kulit atau pakaian, tapi adalah isi kedekatan. Saya merasa dekat beberapa bulan terakhir selama beliau sakit menjelang wafat," kata dia.Diakatakannya bahwa Sinuhun memberikan pesan khusus kepadanya. Sinuhun sering mengungkapkan keprihatinan menghadapi persoalan bangsa. "Banyak hal yang disampaikan kepada saya mengenai keprihatinan beliau dan bagaimana menyikapinya dengan suatu tekat dan niat untuk secara kongkret apa yang dapat saya lakukan untuk negeri dan rakyat yang dicintai itu. Itu wanti-wanti (pesan) beliau kepada saya," paparnya."Secara khusus beliau menitipkan kepada saya supaya semangat yang saya miliki ini terus dipelihara dan memberikan mafaat kepada rakyat Indonesia. Ini akan saya jadikan sebagai suatu ancuan ke depan nanti," lanjut pria yang memang berasal dari Solo tersebut.
(nrl/)











































