"Exit door susah dibuka. Di sini exit door banyak yang dikunci. Jadi kendalanya itu," ujar Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Subejo, kepada wartawan di lokasi, Kamis (21/4/2011).
Selain itu, ketebalan asap juga membuat karyawan terjebak di dalam gedung. "Kemungkinan dia itu nggak bisa ngelihat. Karena asap yang tebal, dia nggak bisa ngelihat exit door," kata Subejo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Subejo juga menjelaskan, penyebab kebakaran berasal dari pantry dekat ruang sauna di lantai 20. Lantai ini adalah kantor komisioner gedung Tamara Center.
"Api mulai membesar terus membakar plafon. Asap menyebar ke lantai bawah," terang Subejo.
Sementara itu, suasana di lokasi kini mulai kembali normal. Pegawai masih kumpul di depan gerbang gedung. Satpam gedung belum memperbolehkan pegawai untuk masuk karena asap masih tebal.
(gun/nrl)











































