Ical Minta Pemerintah Hati-hati Tangani Perompak Somalia

Ical Minta Pemerintah Hati-hati Tangani Perompak Somalia

- detikNews
Kamis, 21 Apr 2011 16:58 WIB
Denpasar - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie meminta pemerintah berhati-hati menyelesaikan kasus perompakan kapal Indonesia di Somalia. Langkah-langkah yang dilakukan jangan diumbar ke publik.

"Pemerintah harus berhati-hati. Tindakan yang dilakukan tak perlu diungkap ke publik terlebih dahulu," kata Ical usai menebar benih ikan di Mertasari, Sanur, Denpasar, Kamis (21/4/2011). Ical juga menghadiri acara Dharma Shanti Nasional Nyepi Tahun Saka 1933 Partai Golkar di Art Center, Denpasar.

Ical meminta pemerintah menjamin kasus Kapal MV Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia tak terulang lagi. "Negara harus menjamin kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ical menilai pemerintah tak lamban menangani kasus ini karena harus hati-hati. Namun Ical meminta pemerintah bisa membebaskan ABK Kapal MV Sinar Kudus. "Langkah itu harus dilakukan agar negara Indonesia terhormat," katanya.

Kapal MV Sinar Kudus dibajak oleh perompak Somalia di perairan Laut Arab, saat melakukan perjalanan dari Pomala, Sulawesi Tenggara, menuju ke Rotterdam, Belanda pada 16 Maret 2011. Kapal milik PT Samudera Indonesia Tbk yang diawaki oleh 31 ABK, dimana 20 orang di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI).

Perompak menjamin akan membebaskan kapal tersebut dengan jaminan uang tebusan Rp 77 miliar. Kapal tersebut berisi biji nikel seharga Rp 1,5 triliun milik PT Antam.

(gds/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads