Underpass Dewa Ruci Kuta Rawan Tergenang Air

Underpass Dewa Ruci Kuta Rawan Tergenang Air

- detikNews
Kamis, 21 Apr 2011 16:26 WIB
Kuta - Pemerintah Provinsi Bali lebih memilih membangun underpass daripada fly over untuk mengurai kemacetan di kawasan patung Dewa Ruci, Kuta. Namun, underpass yang biaya pembangunan dan pemeliharaan lebih mahal ini rawan banjir.

"Underpass rawan tergenang air jika musim hujan, sehingga harus disiapkan pompa untuk menyedot air," kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Bali, NTB, NTT Susalit Alius di kantornya, Jl Raya Kuta, Kamis (21/4/2011).

Pompa penyedot air harus disiapkan setiap hari untuk mengantisipasi jika ada rembesan air yang menggenang di dasar jalan underpass. Mesin pompa ini juga sangat diperlukan untuk menyedot air jika memasuki musim hujan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama underpass beroperasi nantinya, harus tetap ada pompa untuk menyedot air meskipun dindingnya kita buat kedap air," kata Susalit.

Susalit menjelaskan penggarapan underpass yang diperkirakan dimulai pada bulan Juli 2011, juga akan terkendala oleh genangan air pada saat melakukan penggalian. "Ketinggian air tanah hanya 0,5 sampai satu meter sehingga baru menggali kedalaman satu meter sudah keluar air. Jadi sangat dibutuhkan mesin untuk menyedot air setiap saat," katanya.

Underpass akan dibangun sepanjang 800 meter dari arah Jalan Sunset Road melewati patung Dewa Ruci menuju arah Bandara Ngurah Rai. Terowongan sepanjang 40 meter akan dibangun di bawah tanah sebelah barat patung Dewa Ruci.

Susalit menjelaskan telah menyediakan anggaran sebesar Rp 180 miliar untuk membangun underpass. Sebanyak Rp 50 miliar diperlukan untuk biaya pembebasan lahan 62 are atau 6.200 m2 di sekitar kawasan Dewa Ruci.

(gds/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads