Mendiknas: Dari 2,4 Juta Peserta UN Masa Tidak Ada Kecurangan?

Mendiknas: Dari 2,4 Juta Peserta UN Masa Tidak Ada Kecurangan?

- detikNews
Kamis, 21 Apr 2011 16:21 WIB
Jakarta - Hari ini pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA selesai digelar. Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengaku masih ada kecurangan. Tidak mungkin dari jutaan peserta akan sepenuhnya 'bersih'.

"Kalau soal kecurangan, masa ngurusin orang 2,4 juta itu masa tidak ada kecurangan. Ini bukan semuanya malaikat, ada yang campur-campur," kata Mendiknas M Nuh di kantor presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (21/4/2011).

Menurut Nuh, dalam kecurangan itu dipastikan ada sanksi yang dijatuhkan. Tidak semua orang bisa sepenuhnya jujur, namun sanksi diharapkan bisa membuat kapok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa saja jenis kecurangan yang ditemukan? Nuh tak mau bercerita panjang. Yang jelas sudah ada tindakan preventif untuk mengurangi pelanggaran tersebut.

"Misal ada yang bawa HP. Itu di aturan jelas tidak boleh tapi tentu dia diberi sanksi. Di beberapa daerah jumlah soal misal 100 tapi dia hanya dapat 95. Tapi yang penting saat itu bisa dicover kekurangannya," sambungnya.

Nuh tak mau berpolemik soal kabar adanya perguruan tinggi yang menolak UN. Pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri untuk memastikan itu.

Sementara itu, bagi siswa yang tidak bisa mengikuti ujian pekan ini, ada ujian susulan yang digelar pekan depan. Kriteria peserta ujian susulan adalah sakit, atau berhalangan permanen, termasuk yang dipenjara.

"Termasuk yang dipenjara kan kalau ada yang kena sanksi kena persoalan hukum bagaimanapun juga mereka punya hak ikut ujian karena itu kita beri mereka kesempatan ujian entah itu di penjara atau ikut susulan kalau satu dua hari dia sudah keluar," tuntasnya.

(mad/rdf)


Berita Terkait