Dituduh Konspirasi, Tahanan Australia Segera Diadili AS

Dituduh Konspirasi, Tahanan Australia Segera Diadili AS

- detikNews
Jumat, 11 Jun 2004 13:54 WIB
Jakarta - Warga Australia yang menjadi tahanan Guantanamo Bay telah dikenai tuduhan oleh pemerintah AS dengan konspirasi untuk melakukan kejahatan perang, percobaan pembunuhan dan membantu musuh. David Hicks dituduh kembali pergi ke Afghanistan setelah peristiwa 11 September 2001 untuk memerangi pasukan koalisi, termasuk pasukan Australia. Demikian seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (11/6/2004)."Juga diduga setelah menonton liputan berita TV mengenai serangan 11 September terhadap Amerika Serikat, dia kembali ke Afghanistan untuk bergabung kembali dengan rekan-rekan al Qaedanya untuk bertempur melawan pasukan AS, Inggris, Kanada, Australia, Afghan dan pasukan koalisi lainnya," demikian menurut statemen Departemen Pertahanan AS.Pemerintah AS juga menuding Hicks telah berlatih di kamp-kamp al Qaeda di Afghanistan, mempelajari cara perang gerilya, pelatihan senjata termasuk ranjau, teknik-teknik penculikan dan metode pembunuhan.Pada satu kesempatan ketika pemimpin al Qaeda, Osama bin Laden berkunjung ke kamp Afghan, Hicks menanyakan kepada Osama mengenai kurangnya bahasa Inggris dalam material pelatihan. Dan setelah mendapat nasihat Osama, Hicks mulai menerjemahkan sejumlah materi pelatihan kamp dari bahasa Arab ke bahasa Inggris.Tersangka teroris Australia itu juga diduga pernah diwawancarai Muhammad Atef, seorang komandan militer al Qaeda, mengenai latar belakangnya dan kebiasaan bepergian warga Australia.Hicks akan segera diadili oleh komisi militer AS. Perdana Menteri Australia John Howard menyatakan bahwa persidangan pemuda berusia 28 tahun itu akan dilaksanakan secepatnya pada Agustus mendatang. Para pengamat Australia akan dikirimkan ke pengadilan itu.Jika terbukti bersalah, penuntut tidak akan meminta hukuman mati dan hukuman penjara kemungkinan akan dijalani Hicks di penjara Australia. Ini berkat lobi-lobi intens yang dilakukan pemerintah Australia.Hicks saat ini masih ditahan di pangkalan militer AS di Guantanamo Bay, Kuba. Ia ditangkap pasukan koalisi sekitar awal bulan Desember 2001 di deka Baghlan, Afghanistan. (ita/)


Berita Terkait