Perlukah TNI Kawal Kapal yang Melintasi Somalia?

Perlukah TNI Kawal Kapal yang Melintasi Somalia?

- detikNews
Kamis, 21 Apr 2011 14:21 WIB
Jakarta - Aksi bajak laut Somalia semakin gencar. Setelah membajak kapal MV Sinar Kudus, kini kapal berbendera Korea Selatan yang berisi 6 awak asal Indonesia juga menjadi korban. Perlukah ada pengawalan TNI di kapal?

Menkopolhukam Djoko Suyanto mengatakan, pengawalan TNI sangat tergantung permintaan pemilik kapal. Ada sejumlah mekanisme yang mengatur hal itu.

"Tergantung maskapainya gimana. Selama ini ada mekanismenya, kalau mereka minta dikawal," kata Djoko usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan pimpinan MPR di kantor presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Kamis (21/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Djoko menilai tak semua kapal perlu pengawalan. Sebab, ada satuan tugas pengamanan internasional yang sudah berjaga untuk mengamankan lalu lintas perdagangan kapal.

"Tapi apa semua kapal itu harus dikawal, di situ kan ada satgas bisa juga berkomunikasi dengan satgas yang ada di situ. Jadi banyak mekanismenya," imbuhnya.

Terkait pengamanan internasional, menurut Djoko, sudah dibahas dalam pertemuan antar menteri luar negeri di Abu Dhabi. Semua pihak sepakat untuk menjaga keamanan kapal dari bajak laut.

Sementara itu, Djoko juga menegaskan proses teknis untuk membayar uang tebusan pada perompak masih dilakukan. Diharapkan, persoalan ini bisa cepat selesai.

"Saya sih maunya lebih cepat. Pemilik kapal juga maunya lebih cepat," ucapnya.

(mad/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini