"Hingga saat ini Kemlu masih melakukan konfirmasi ke KBRI Seoul," kata juru bicara Kemlu Michael Tene saat dikonfirmasi, Kamis (21/4/2011).
Tene melanjutkan, nantinya KBRI di Seoul akan melakukan konfirmasi ke Pemerintah Korsel. "Dan kita menunggu konfirmasi dari Pemerintah Korsel," imbuhnya.
Sebuah kapal kontainer Korea Selatan (Korsel) telah diserang para perompak di Samudra Hindia. Kapal yang mengangkut enam WNI itu saat ini hilang kontak.
Kapal Hanjin Tianjin yang berbobot 75 ribu ton itu juga mengangkut 14 warga Korsel. Kapal itu melaporkan diserang pada hari ini sekitar pukul 05.15 waktu setempat.
Demikian disampaikan pemilik kapal, Hanjin Shipping yang berbasis di Seoul, Korsel dalam statemennya seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (21/4/2011).
"Kami telah diberitahu bahwa hari ini kapal induk kami telah diserang para pembajak di dekat Teluk Aden saat menuju Singapura," demikian pernyataan Hanjin Shipping.
(ndr/nrl)











































