7 Warga Turki Disandera di Irak
Jumat, 11 Jun 2004 12:00 WIB
Jakarta - Kelompok bersenjata Irak menawan tujuh warga Turki dan menuntut perusahaan Turki keluar dari Irak. Demikian disampaikan pejabat Kementerian Luar Negeri Turki.Stasiun televisi Al Arabiya yang berbasis di Dubai menayangkan rekaman video yang memperlihatkan empat orang di antara tujuh sandera Turki. Beberapa pria bertopeng bersenjata terlihat berdiri di belakang para tawanan."Tampaknya tujuh orang telah disandera. Kami tidak punya informasi konkrit mengenai identitas mereka," tukas pejabat Turki kepada Reuters, Jumat (11/6/2004)."Mereka mungkin telah membawa barang-barang dan menyediakan dukungan logistik untuk perusahaan-perusahaan Amerika di Irak," ujar pejabat tersebut. Belum jelas kapan dan dimana ketujuh orang itu diculik. Duta Besar Turki di Baghdad dan dinas intelijen Turki kini tengah bekerja mengupayakan pembebasan para tawanan. Menurut Arabiya, penculik tersebut adalah kelompok yang menamakan dirinya Skuadron Jihad. Mereka menuntut Turki untuk memprotes pendudukan pimpinan AS di Irak. Kelompok ini mengecam perusahaan-perusahaan konstruksi Turki yang beroperasi di Irak untuk mendukung pendudukan AS.Lusinan pekerja asing telah diculik dan disandera kelompok-kelompok bersenjata Irak belakangan ini. Sebagian tawanan telah dibebaskan, namun beberapa lainnya tewas dibunuh.Sebuah kelompok pejuang Irak saat ini masih menyekap seorang supir truk asal Turki, Bulent Yanik dan seorang warga Mesir. Kelompok tersebut mengancam akan membunuh keduanya jika negara-negara mereka tidak mengecam pendudukan AS di Irak.
(ita/)











































