Busyro: Pejabat Indonesia Doyan Gratifikasi

Busyro: Pejabat Indonesia Doyan Gratifikasi

- detikNews
Rabu, 20 Apr 2011 21:24 WIB
Busyro: Pejabat Indonesia Doyan Gratifikasi
Surabaya - Tingkah laku pejabat di Indonesia melakukan gratifikasi masih cukup tinggi. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai selain pejabat, masyarakat di Indonesia juga doyan gratifikasi.

"Pejabat kita doyan gratifikasi dan sebagian masyarakat menghidupkan tradisi itu," kata Ketua KPK Busyro Muqoddas di sela-sela acara Lokakarya Jurnalis Antikorupsi yang digelar KPK di Surabaya Plaza Hotel, Jalan Pemuda, Surabaya, Rabu (20/4/2011).

Salah satu modus gratifikasi yakni tradisi kenduri yang dilakukan masyarakat dan pejabat di Indonesia. Busyro menilai, jika kenduri yang digelar masyarakat di perkampungan, mempunyai nilai positif secara kultural yakni menambah keguyuban warga satu dengan yang lainnya dan tidak ada pamrih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kalau kenduri dibawa ke ruang birokrasi itu bisa rusak dan mengarah ke gratifikasi. Kalau dibawa ke ruang-ruang intasi, penegakan hukum, kenduri bisa berubah dan menjadi bancaan dan yang menjadikan bancaaan itu aset negara, itu nggak boleh," terangnya.

Mantan Ketua Komisi Yudisial ini menambahkan, kenduri bisa dijadikan sebagai refleksi dari kualitas budaya sebagian masyarakat kita. Namun, menurutnya, masyarakat sebaiknya juga dididik untuk tidak selalu memberi kepada pejabat.

"Pejabat nggak perlu diberi tapi harus memberi kepada masyarakat miskin. Ini kan kebalik, masyarakat malah memberi kepada pejabat," jelasnya.


(roi/mok)


Berita Terkait