"Pejabat kita doyan gratifikasi dan sebagian masyarakat menghidupkan tradisi itu," kata Ketua KPK Busyro Muqoddas di sela-sela acara Lokakarya Jurnalis Antikorupsi yang digelar KPK di Surabaya Plaza Hotel, Jalan Pemuda, Surabaya, Rabu (20/4/2011).
Salah satu modus gratifikasi yakni tradisi kenduri yang dilakukan masyarakat dan pejabat di Indonesia. Busyro menilai, jika kenduri yang digelar masyarakat di perkampungan, mempunyai nilai positif secara kultural yakni menambah keguyuban warga satu dengan yang lainnya dan tidak ada pamrih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua Komisi Yudisial ini menambahkan, kenduri bisa dijadikan sebagai refleksi dari kualitas budaya sebagian masyarakat kita. Namun, menurutnya, masyarakat sebaiknya juga dididik untuk tidak selalu memberi kepada pejabat.
"Pejabat nggak perlu diberi tapi harus memberi kepada masyarakat miskin. Ini kan kebalik, masyarakat malah memberi kepada pejabat," jelasnya.
(roi/mok)











































