Kivlan Minta Mahfud Tak Campuri Urusannya dengan Wiranto
Jumat, 11 Jun 2004 10:21 WIB
Jakarta - Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (purn) Kivlan Zein meminta Mahfud MD tidak ikut campur dalam konflik Kivlan-Wiranto. Bila tidak meminta maaf, Kivlan akan menggugat Mahfud perihal pencemaran nama baik."Mahfud tidak usah asal jeplak. Saya hanya punya urusan dengan Wiranto. Jadi, jangan ikut campur."Penjelasan tersebut diungkapkan Kivlan saat dihubungi detikcom, Jumat (11/6/2004) pukul 09.30 WIB. Pada Kamis kemarin, Mahfud yang kini berkoalisi dengan Wiranto menduga ada yang tidak beres dengan pernyataan Kivlan tentang Wiranto selama ini. Mahfud menyatakan Kivlan pernah meminta jabatan sebgai Panglima TNI atau pun Panglima KSAD kepada Gus Dur ketika Mahfud menjabat Menhan. Dikatakan juga, Kivlan juga pernah mengajukan proposal pengadaan seragam prajurit TNI ke Mahfud."Saya akan tuntut semua orang yang mencemarkan nama baik saya. Kalau dia (Mahfud) minta maaf, saya akan memaafkan. Tapi kalau tidak, saya akan menuntut dia," tegasnya.Kivlan membantah pernah mengajukan proposal pengadaan pakaian seragam TNI kepada Mahfud saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan. "Saya hanya menawarkan secara lisan bahwa ada bantuan luar negeri untuk proyek kemanusiaan. Itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan Dephan tapi semata-mata untuk kesejahteraan prajurit.""Tapi dia kan juga tidak berani mengambil bantuan itu. Memang susah kalau ahli pertanahan mengurusi pertahanan. Jadinya kan dia tidak mengerti masalah anggaran," tukasnya.Dirinya juga membantah pernah mengajukan diri meminta jabatan sebagai Panglima TNI ataupun KSAD kepada Presiden Abdurrahman Wahid. "Saya memang dekat dengan Gus Dur. Tapi, saya tidak pernah meminta jabatan apa pun. Sangat jauh loncatnya karena pangkat saya kan Mayor Jenderal," tandasnya.Kivlan juga menyangkal bahwa perseteruannya dengan Wiranto dibekingi Prabowo. Kivlan menegaskan, dia sudah lama tidak bertemu dengan mantan Pangkostrad Letjen (purn) Prabowo Subiyanto. "Saya sudah 4 tahun tidak berkomunikasi dengan Prabowo. Dan sama Amien juga saya tidak ada deal apa pun.""Yang berada di belakang saya yakni Allah. Dan saya memang tidakn ingin Wiranto naik menjadi Presiden," demikian Kivlan Zein
(nrl/)











































