Rp 90 Juta yang Dirampok di Depok Buat Bayar Gaji Karyawan BPR

Rp 90 Juta yang Dirampok di Depok Buat Bayar Gaji Karyawan BPR

- detikNews
Rabu, 20 Apr 2011 15:15 WIB
Jakarta - Irfan, nasabah BCA yang dirampok di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, tengah dimintai keterangan oleh polisi. Irfan mengaku uang yang dirampok sebesar Rp 90 juta itu untuk membayar gaji karyawan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) bulan Maret 2011.

"Kejadiannya berlangsung pada pukul 10.30 WIB depan Pos Polisi persimpangan Nusantara, Jalan Melati I, Beji. Uang itu untuk bayar gaji karyawan bulan Maret 2011," kata Irfan di Polres Depok, Depok, Jawa Barat, Rabu (20/4/2011).

Irfan yang juga karyawan BPR ini mengaku dirinya dirampok setelah mengambil uang di kantor BCA, Jl Margonda Raya. Saat di depan pos polisi persimpangan Nusantara, ban mobil yang ia tumpangi pecah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita berhenti dan tas yang ada di dalam mobil dirampas penjahat. Sudah ya, saya nggak bisa ngomong lagi," ujar Irfan dengan nada gugup.

Sementara itu Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Aipda Rasman menjelaskan korban saat itu menggunakan mobil Suzuki APV bernomor polisi B 1692 KFJ. Di dalam mobil ada dua orang yakni Irfan dan Dedi Setiadi.

"Selanjutnya dalam perjalanan ban mobil tepatnya di kiri belakang pecah karena ada besi yang menganga," kata Rasman.

Mendengar ada ban mobil pecah, seorang dari dalam mobil pun keluar untuk mengecek. Sedangkan seorang lainnya dalam posisi menyetir mobil. Kemudian pintu belakang mobil dibuka lebar. Saat itu tas yang berisi uang Rp 90 juta itu berada di tengah mobil.

"Nah, diduga 2 orang penjahat dengan menggunakan motor diduga motor Suzuki Smash hitam dan melihat tas. Pelaku langsung mengambilnya dari pintu tengah," jelasnya.

Menurut Rasman, sempat ada upaya tarik menarik antara korban dan pelaku. Namun tenaga pelaku lebih kuat dari korban, akhirnya tas pun dibawa kabur.

"Pelaku kemudian melarikan diri ke arah Sawangan," ungkapnya.

(gus/fay)


Berita Terkait