Wikileaks Lahir akibat Media Massa Tak Berimbang

Wikileaks Lahir akibat Media Massa Tak Berimbang

- detikNews
Rabu, 20 Apr 2011 12:28 WIB
Jakarta - Bila media massa mainstream gagal menyajikan berita yang nyata dan berimbang, maka posisi Wikileaks bisa menjadi media massa alternatif. Keberadaan situs semacam tersebut tak ubahnya perlawanan tanpa pengerahan massa.

"Jika media massa partisan dan tidak berimbang, ini jalan lahirnya Wikileaks lain," ujar pakar hubungan internasional, Bima Arya Sugiarto.

Pandangan ini disampaikannya dalam diskusi bertajuk 'Wikileaks, Aksi Spionase Tingkat Tinggi atau Karya Jurnalistik?'. Acara berlangsung di aula Universitas Paramadina, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (20/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya situs Wikileaks bisa menjadi alat untuk menggerakan transparansi dan demokrasi bagi masyarakat. Gerakan berbasis teknologi internet dan tanpa aksi pengerahan massa tersebut merupakan perlawanan terhadap arus informasi yang partisan.

Tetapi motivasi penyebaran informasi-informasinya dan tindak lanjutnya, jangan digunakan sebagai alat penghancur kedaulatan negara. Pihak yang merasa dirugikan oleh informasi dari Wikileaks juga harus elegan menanggapinya agar tidak malah menimbulkan instabilitas politik.

"Mereka yang terkena (disebut namanya dalam dokumen) Wikileaks, bisa mengangapnya sebagai teroris. Jika tidak ditanggapi secara elegan akan menjadikan politik tidak stabil," sambung Bima.

(lh/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads