"Gigi masih lengkap tidak ada yang tanggal, yang kita temukan memar di sekujur tubuh korban. Kalau memar ya akibat benda tumpul, tapi dokter tidak boleh menyebut penganiayaan. Kita cuma bisa bilang memar," kata ahli forensik Mun'im Idris usai memeriksa jenazah Irzen di TPU Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2011).
Mun'im mengatakan, telah memeriksa hampir di seluruh tubuh Irzen. Menurutnya pemeriksaan dilakukan di perut, lengan, tungkai dan kepala. "Ada beberapa tempat yang jelas ada yang tidak. Selanjutnya kita akan tes mikroskopis. Hasilnya akan keluar satu hingga dua minggu lagi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kita mencari akibat penganiayaan. Karena penganiayaan itu ada tempat-tempat khusus yang harus diperiksa. Kami ambil sampel dari seluruh tubuh," katanya.
Saat ini proses otopsi yang diminta keluarga telah selesai. Jenazah Irzen sudah dikafani lagi dan sedang dimasukan ke dalam liang lahat.
(nal/fay)










































