TNI Bantah Dianaktirikan dalam Pemberantasan Terorisme

TNI Bantah Dianaktirikan dalam Pemberantasan Terorisme

- detikNews
Selasa, 19 Apr 2011 19:49 WIB
Jakarta - TNI membantah merasa dianaktirikan dalam pemberantasan terorisme. TNI menjelaskan Presiden SBY terus memerintahkan agar TNI dan Polri terus bersinergi dengan peran masing-masing.

"Tidak begitu (dianaktirikan). Beliau (SBY) sangat menyadari semua punya kemampuan. Sayang kalo negara ini punya kemampuan tapi tidak disinergikan untuk menangani permasalahan ini," ujar Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono usai Rakor Polhukam di Istana Bogor, Selasa (19/4/2011).

Menurut Agus,Presiden SBY berpesan TNI dan Polri harus bersinergi dalam menjaga keamanan negara. Tidak perlu malu jika saling meminta bantuan. Bukan berarti itu sebuah ketidakmampuan, tetapi untuk meningkatkan kapabilitas kedua belah pihak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya begini, kalau Polri belum menangani masalah kemudian minta bantuan, bukan berarti dia tidak mampu. Tetapi bagaimana mengefektifkan kemampuan yang dimiliki negara ini untuk menangani
permasalahan," ujar Agus.

Agus menjelaskan kondisi saat itu menuntut TNI dan Polri untuk bersinergi. Teror bom, terorisme dan berbagai konflik horizontal di beberapa daerah menjadi PR yang harus diselesaikan bersama.

"Itu menjadi indikator kita perlu mensinergikan agar lebih efektif menangani masalah," kata Agus.



(rdf/asy)


Berita Terkait