Jalani Otopsi, Jenazah Helmy Batal Dibawa ke Ambon

Debt Collector Dianiaya Nasabah

Jalani Otopsi, Jenazah Helmy Batal Dibawa ke Ambon

- detikNews
Selasa, 19 Apr 2011 19:53 WIB
Jakarta - Jenazah Helmy Yohanes Manuputty (34) urung diterbangkan ke Ambon malam ini. Sebabnya, jasad debt collector naas ini masih harus menjalani otopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM).

"Rencananya jenazah Helmy diberangkatkan ke Ambon malam ini, karena mau diotopsi jadi ditunda," ujar seorang kerabat Helmy yang tidak mau disebutkan namanya, di RS UKI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (19/4/2011).

Menurutnya, jika proses otopsi selesai besok, jasad Helmy akan kembali dibawa ke RS UKI untuk disemayamkan di rumah duka. "Saudara, kerabat akan datang untuk mendoakan Helmy," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria berbadan besar ini juga mengungkapkan, kondisi 3 orang rekan Helmy yang diduga menjadi korban penganiayaan puluhan pria oknum TNI, itu masih belum stabil. Saat ini ketiganya sudah menjalani visum.

"Kondisinya masih pusing, jadi belum bisa ditanya," imbuhnya.

Kasus penganiayaan yang berujung kepada tewasnya debt collector Helmy Yohanes Manuputty (34) sudah dilaporkan ke polisi. Helmy diduga tewas setelah 'diambil' dan dianiaya oleh puluhan orang yang diduga oknum TNI.

Menurut penjelasan rekan Helmy, Buce, Helmy dijemput oleh sekitar 40-an oknum TNI lalu dibuang ke Cililitan. Helmy meninggal dunia di RS UKI, Cawang, Jakarta Timur, pada Senin 18 April 2011 sore hari. Koptu R mengambil kredit mobil dan menunggak bayaran 2 bulan. Sementara, Kostrad Cilodong menyangkal ada prajuritnya terlibat dalam insiden kekerasan itu.

(did/lrn)


Berita Terkait