Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sumatera Utara (Sumut), Fadly Nurzal menyatakan, perbedaan pendapat yang sering kali muncul ke permukaan mulai mengkhawatirkan. Kondisi yang mencemaskan itu, bisa dipahami tidak lepas dari kenyataan semakin dekatnya pelaksanaan muktamar mendatang.
โPPP sudah melewati masa-masa sulit berpolitik di negeri ini, tapi kita juga sudah pernah menjadi penentu, karena itu pengelolaan perbedaan pendapat di tubuh partai adalah hal yang biasa,โ kata Fadly Nurzal kepada wartawan di Medan, Selasa (19/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para elite PPP diingatkan, mereka haruslah menyadari bahwa PPP tinggal satu-satunya Partai Islam, tentulah harapan umat menjadi jelas muaranya. Karena itu yang harus dikedepankan adalah bagaimana partai ini mengelola amaliah siyasah-nya dapat bermanfaat untuk umat, dan umat meyakini itu.
โArtinya ke depan yang harus dikelola adalah program perjuangan umat secara sosial maupun politik, sekaligus perilaku politik yg menimbulkan kepercayaan umat kepada PPP,โ katanya.
Hal ini dipandang sebagai sesuatu yang penting mengingat umat Islam semakin tinggi kepercayaannya kepada PPP, yang ditandai dengan kembalinya para ulama yang tadinya meninggalkan PPP maupun tokoh-tokoh baru yang bergabung dengan PPP.
โKita harus bisa berbagi rasa, tabadul al syu'ur, sesama kita supaya kita juga berbagi perasaan dengan umat. Tahun 2014 nanti bisa sebagai starting atau juga finishing buat PPP, dan itu tergantung kita sendiri.
(rul/lrn)











































