Penertiban Babi di Medan Diwarnai Kericuhan

Penertiban Babi di Medan Diwarnai Kericuhan

- detikNews
Selasa, 19 Apr 2011 17:12 WIB
Medan - Penertiban ternak babi di Jalan Perbatasan, Gang Turi, Medan, Sumatera Utara (Sumut) diwarnai kericuhan. Kericuhan terjadi saat pemilik ternak menghalangi petugas membawa babi dari dalam rumah.

Salah seorang pemilik babi, Silitonga, bahkan berteriak keras sambil menggendong bayi babi, untuk memprotes penertiban itu. Silitonga meminta petugas Satpol PP Pemko Medan dan aparat kecamatan tidak membawa babi peliharaannya.

"Kami bukan tidak mau memindahkan babi. Tapi belum ada pembelinya. Sementara kami tidak punya lahan untuk kandang di tempat lain. Sekarang kami sedang menunggu pembeli," ujar Silitonga di Jalan Perbatasan, Gang Turi, Medan, Sumut, Selasa (19/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam operasi ini, peternak sempat mencoba mengelabui petugas dengan menyembunyikan babinya ke dalam kamar mandi. Namun petugas memaksa masuk ke dalam rumah untuk memeriksa. Akibatnya, terjadi kericuhan saat petugas mendorong pintu rumah Silitonga secara paksa.

Camat Medan Deli, Yusdarlina mengatakan, pihak kecamatan sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada warga untuk segera memindahkan ternak babinya dari pemukiman padat penduduk. Pemko Medan juga telah memberi tenggat waktu sedikitnya enam bulan untuk memindahkan babi dari pemukiman warga.

"Untuk mempermudah proses pemindahan, Pemko Medan juga telah memberikan biaya pemindahan kepada peternak dengan jumlah bervariasi tergantung jumlah ekor ternak yang ada. Tapi Perda larangan peternakan babi tetap tidak diindahkan," tutur Yusdarlina.

Dari empat lokasi yang ditertibkan, petugas membawa belasan babi. Babi yang diamankan kemudian dibawa ke rumah potong hewan (RPH) Medan untuk dipotong. Daging babi kemudian diserahkan kepada pemilik.

(rul/nik)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads