"UNHCR melihat peningkatan jumlah pengungsi Libya yang tiba di Tunisia dari wilayah-wilayah Pegunungan Barat Libya," kata Andrej Mahecic, juru bicara badan pengungsi PBB, UN High Commissioner for Refugees (UNHCR).
"Akhir pekan lalu, sekitar 6.000 warga negara Libya tiba di daerah Dehiba di Tunisia selatan. Secara keseluruhan, kami perkirakan bahwa 10.000 warga Libya telah masuk ke daerah ini dalam 10 hari terakhir," imbuh Mahecic seperti diberitakan AFP, Selasa (19/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mengatakan pada staf kami bahwa daerah Pegunungan Barat telah berada dalam pengepungan pasukan pemerintah selama sebulan dan tekanan terhadap penduduk sipil terus meningkat setiap harinya," kata Mahecic.
Saat ini Kota Dehiba dipadati dengan para pengungsi Libya. Kebanyakan pengungsi telah ditampung di komunitas-komunitas lokal sementara yang lainnya tinggal di bangunan-bangunan atau kamp-kamp yang didirikan otoritas setempat, Palang Merah Uni Emirat Arab serta UNHCR.
(ita/nrl)











































