"Semuanya menyorot DPR, padahal pemerintah punya anggaran ke LN jauh lebih besar. Demikian pula DPD punya anggaran yang setara dengan DPR, juga selalu luput dari pemberitaan," ujar Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/4/2011).
Priyo mengatakan, pernyataan keras Djoko mungkin disampaikan sebagai pengalamannya waktu di DPR. Djoko memang pernah duduk di kursi DPR dari Fraksi PAN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentuk efisiensi itu, Priyo menuturkan, termasuk pemangkasan anggaran kunjungan kerja ke luar negeri DPR.
"Kami akan dorong untuk dapat dipangkas sampai 40 persen anggaran kunjungan DPR ke luar negeri," janjinya.
Sebelumnya diberitakan, Djoko menolak kunjungan kerja DPR ke Swiss. Ia menganggap mayoritas kunjungan kerja DPR tidak ada gunanya.
"Berdasarkan pengalaman saya setahun jadi Dubes. Bukan hanya di Swiss tapi berdasarkan informasi dari teman-teman Dubes di Eropa seperti Belanda, Jerman dan Prancis, 90 persen tidak ada manfaatnya," terang Djoko kepada detikcom.
Kunjungan DPR ke luar negeri, menurut Djoko hanya digunakan untuk berwisata.
"Ada ciri khasnya, biasanya negara yang dipilih adalah negara mapan atau maju, dimana kemudian kepergian ini bisa jadi ada kegiatan sampingan seperti belanja atau berwisata," papar Djoko yang pernah menjadi anggota DPR ini.
(van/gun)











































