"Saya kira kaitannya dengan rangkaian bom, perlu ada pembahasan. Kita tunggu hasil penyelidikan yang lebih utuh," ujar Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo di Istana Bogor, Selasa (19/4/2011).
Polri belum berhasil mengungkap motif pelaku. Termasuk dugaan bahwa M Syarief mempelajari rangkaian bom dari buku.
"Ya perlu didalami. Artinya kita masih harus merangkai dan memeriksa yang lain. Sekarang masih dalam proses penyelidikan apa yang terkandung dalam kegiatan-kegiatan tadi," terang Timur.
Menurut Timur, polisi harus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini karena pelaku tewas saat kejadian. Hingga kini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
"Tersangkanya meninggal. Kami tidak bisa mereka-mera, masih menunggu penyelidikan yang lebih lengkap. Kita tidak bisa menduga-duga, masih ada proses yang lebih lanjut," tutup jenderal bintang empat ini.
(anw/rdf)











































