"Tadi pagi dengan didampingi petugas sudah divisium di rumah sakit," kata istri korban yang enggan disebutkan namannya pada detikcom di kediamannya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/4/2011).
Peristiwa ini berawal ketika korban pulang kantor, Senin (18/4) pukul 19.30 WIB. Saat itu korban melintas di flyover Jalan Pesanggrahan. Saat berputar balik tiba-tiba saja suaminya berpapasan dengan seorang pemotor yang melintas dari arah berlawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena merasa tidak menyerempet, suami korban tetap melaju menggunakan Avanza silver yang dikendarainya. Pengendara motor itu lalu mengejar dan memepet mobil korban.
"Tiba-tiba kaca belakang pecah, suami saya kira dilempar batu ternyata ditembak," katanya.
Peluru itu menyerempet punggung korban sehingga menyebabkan luka berdarah. "Untungnya tidak kena leher," katanya sebelum menjemput anaknya menggunakan sedan Honda City.
Namun sayangnya korban tidak secara jelas melihat ciri-ciri pelaku. Jenis motor dan nomor polisi motor itu juga tidak dilihat dengan jelas.
"Pelakunya pakai pakaian merah menggenakan motor sejenis RX King dan bertopi putih," katanya.
Kasus ini ditangani Polsek Kembangan. Polisi akan melakukan uji balistik pada proyektil peluru yang ditemukan di mobil korban.
Rumah korban penembakan ini terletak di sebuah perumahan yang ada di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Rumah berpagar coklat ini mempunyai garasi yang bisa ditempati dua buah mobil. Namun tidak terlihat Avanza silver yang terkena tembakan oleh pemotor tersebut.
(nal/nrl)










































