"Masalah kesejahteraan dengan tuntutan pekerjaan yang demikian berat karena mengatasnamakan keadilan dan Tuhan, tidak seimbang dengan penghasilan yang mereka terima," ujar Marzuki dalam pesan singkat kepada wartawan, Selasa (19/4/2011).
Marzuki menceritakan jika pernah menerima keluhan langsung dari hakim-hakim itu. Ia juga pernah menjanjikan akan menyampaikan keluhan kepada Kementerian Hukum dan HAM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku mendapat banyak cerita seputar penderitaan hakim. Terurama saat harus berpindah tugas keliling Indonesia.
"Saya memang mendapat pesan dari para hakim, pertama masalah mutasi, karena setiap periode mereka harus pindah, setiap pindah barang-barang rumah tangga harus dijual karena tidak mungkin dibawa dan di tempat baru harus membeli kembali," terangnya.
(van/gun)










































