"Yang penting daftarkan diri saja dulu, kemudian berkarya sebaik-baiknya bersama PD agar semua bisa menilai prestasinya," ujar Ketua DPD Jabar, Iwan Sulanjana ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (19/4/2011).
Menurutnya, mendaftar menjadi kader PD sangat mudah dan dapat dilakukan melalui kepengurusan PD di segala tingkatan. Mulai dari pengurus ranting hingga pengurus pusat, sebab semuanya telah terhubung dengan sistem online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyinggung isu bahwa motifasi Dede Yusuf bergabung meninggalkan PAN adalah untuk memimpin DPD PD Jabar, menurutnya akan ditentukan dalam musyawarah daerah pada Juni mendatang. Namun tentu tidak tertutup kemungkinan akan ada reaksi penolakan dari internal PD mengenai hal itu.
"Tentu aspirasinya agar kader yang telah berjuang sejak awal diberi prioritas. Jangan kami dibilang bahwa ini masalah politik, politik ya politik, tapi politik yang etis dong," jelas mantan Pangdam Siliwangi ini.
Lalu bagaimana dengan peluang menjadi jagoan PD di Pemilu Kada Jabar?
"Itu kan masih lama. Kontra produktif bila kita bicarakan sekarang. Kami di daerah ajukan usulan calon, nanti keputusannya di rapat Dewan Pembina," jawab Iwan.
Sementara Dede Yusuf yang ditemui di sela rapat kerja percepatan dan peluasan pembangunan ekonomi di Istana Bogor, mengakui sudah pamit dari PAN tapi belum mendaftarkan diri ke PD. Wagub Jabar ini juga enggan menanggapi isu pencalonannya sebagai kontestan Pemilu Kada Jabar.
"Ya nanti saja. Sekarang orang lagi senang ngomongin, ya biarkan saja orang ngomonginnya," ucap mantan aktor itu sambil tertawa.
(lh/gun)











































