PKB Minta Ada Punishment Jika Golkar & PKS 'Nakal' Lagi

PKB Minta Ada Punishment Jika Golkar & PKS 'Nakal' Lagi

- detikNews
Selasa, 19 Apr 2011 10:47 WIB
PKB Minta Ada Punishment Jika Golkar & PKS Nakal Lagi
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak masalah Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bergabung ke koalisi lagi. Namun, PKB meminta ada punishment (hukuman) apabila 2 partai itu melanggar kontrak baru.

"Karena dalam kontrak baru telah disepakati hal-hal yang menyangkut reward dan punishment adalah otoritas penuh Presiden. Kalau masih ada yang nakal itu juga menjadi urusan ketua koalisi," kata Ketua FPKB DPR Marwan Jafar saat dihubungi wartawan, Selasa (19/4/2011).

Marwan mengatakan, Presiden SBY bisa mengevaluasi hingga me-reshuffle menteri dari partai anggota koalisi menyusul adanya kontrak baru tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan begitu, menurut Marwan, PKB yakin kontrak baru koalisi semakin efektif. Presiden SBY juga memiliki alasan kuat mengevaluasi koalisi berbekal kontrak koalisi yang baru ini.

"Kalau sudah menjadi kesepakatan bersama dan masih ada yang nakal di luar maka Presiden yang akan menilai itu. Presiden tentunya memiliki pandangan sendiri mengenai fatsun politik," ujarnya.

(van/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads