"Mbak Lian sudah membaik. Sudah bisa mengingat nama-nama (panggilan) lucu dalam keluarga," ujar adik Lian, Novita Hambali, ketika ditemui detikcom di kediaman rumah Lian, Jl Kran V, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2011).
Menurut Novita, kakaknya juga sudah mulai bisa memasak. Meski demikian untuk pergi kerja di Kementerian Perhubungan, Lian belum bisa masuk.
"Sudah mulai bisa masak. Tapi untuk masuk kantor belum bisa," tutur Novita yang sedang terburu-buru berangkat kerja di Kementerian Perhubungan juga.
Saat ini, lanjut Novita, Lian berada di kediaman kakak mereka di Cinere.
Sementara itu pantauan detikcom, kediaman orangtua Lian sepi. Menurut Novita, di rumah itu hanya ada asisten rumah tangga.
Lian adalah CPNS di Bagian Tata Usaha, Direktorat Bandar Udara, Ditjen Perhubungan
Udara Kementerian Perhubungan yang hilang pada Kamis (7/4) lalu. Sejak menghilang, Lian juga tidak pernah menghubungi keluarga maupun rekan sekantornya.
Saat ditemukan di Masjid Atta'awun, Puncak, ada yang aneh dari kondisi psikologis ibu satu anak tersebut. Dia tak mengenal lagi keluarganya, termasuk dirinya sendiri. Dia juga mengenakan cadar dan mengaku bernama Maryam.
(nik/nrl)











































