"Proyektilnya akan dilakukan uji balistik," kata Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Herjon kepada detikcom, Selasa (19/4/2011).
Herjon mengatakan, peristiwa penembakan ini bukanlah peristiwa perampokan. Pemotor itu menembak pengemudi mobil karena kesal setelah terjadi serempetan antara kedua kendaraan itu di Jalan Pesanggrahan, Jakarta Barat, sekitar pukul 18.20 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menembakkan peluru, pengendera motor mengetok-ketok kaca mobil korban. Karena korban merasa tak punya masalah, korban tidak menghiraukannya. Kemudian korban mendengar suara letusan senjata api dan korban langsung mengecek mobilnya yang ternyata pintu belakang kanan mobil telah berlubang.
Beberapa saat kemudian, warga Kedoya Permai itu merasakan nyeri di tengkuk belakangnya. Ketika diraba terdapat darah. Dia mengalami luka gores terserempet peluru. Korban melihat terdapat proyektil bersarang di jok mobilnya.
Herjon mengatakan, petugas sudah memintai keterangan korban penembakan ini. Sayangnya korban tidak ingat nomor polisi, baju yang digunakan pelaku dan jenis motor yang digunakan. Semula dia menyebut RX King, lalu berubah jenis motor trail.
"Dia tidak ingat sama sekali, jadi susah juga," katanya.
(nal/nrl)










































