"Leni ternyata kesal sama saya. Dia merasa ibunya memperlakukan berbeda antara Leni dan adiknya," kata Ibu Leni, Ani, saat dihubungi detikcom, Selasa (19/4/2011).
Setelah mengetahui alasan kaburnya Leni, Ani pun menjelaskan baik-baik bahwa Ani menyayangi keduanya. Ia berharap Leni bisa membantu mengasuh adiknya, Marsela, yang masih berusia 10 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leni yang semula berpamitan ke Serang untuk ziarah, akhirnya diketahui berada di Lampung. Semula ia bermaksud kabur ke rumah neneknya di Lampung. Namun takut dimarahi sang nenek, ia pun menumpang di rumah temannya.
Leni pun diberi wejangan untuk segera pulang oleh temannya. Awalnya ia menolak namun akhirnya Leni menurut setelah diberi ongkos untuk pulang.
"Alhamdulillah Leni sudah membaik meski masih batuk-batuk. Sekarang hubungan saya dan Leni juga membaik. Leni juga tambah sayang sama adiknya," tutup Ani.
Leni menghilang sejak Sabtu (9/4) pagi. Saat itu, remaja tersebut mengaku hendak pergi ke Serang untuk berziarah. Namun hingga malam, Leni tidak juga kembali ke rumahnya. Karena takut diculik anggota NII, ayah Leni, Sutrisno, sempat meminta bantuan NII Crisis Center.
(feb/mad)










































