"Mereka menuntut untuk Komnas HAM turun ke lapangan untuk mencari kebenaran," kata Komisioner Komnas HAM Kabul Supriyadhie di kantor Komnas HAM, Jl Latuharhary, Jakarta (18/4/2011).
Menurut Kabul, tim dari Komnas HAM harus melihat kondisi yang ada untuk mencari bukti-bukti yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabul menyamakan kasus yang terjadi di Kebumen ini dengan kasus-kasus kekerasan oleh oknum TNI di daerah lain di Indonesia. Di antaranya di Alas Tlogo, Sidoarjo, Oku Timur dan Sumatera Selatan.
Kabul juga menambahkan bahwa potensi bentrok antara TNI dengan warga di Indonesia masih besar karena polemik permasalahan kepemilikan lahan yang tidak terselesaikan.
"Potensi bentrok warga dengan TNI akan berlangsung terus. Ini intinya kepemilikan yang tidak jelas," katanya.
(mad/mad)










































