"Takut, khawatir juga seperti Lian," ucap perempuan yang akrab disapa Anik ini kepada detikcom, Senin (18/4/2011).
Menurutnya, Melinda bukan seorang yang fanatik. Sepengetahuan Anik, putri bungsunya itu juga tidak pernah mengikuti pengajian yang digelar kelompok tertentu. Dia berharap, Melinda hanya sedang stres sehingga ingin menyendiri untuk sementara. Tak habis-habisnya Anik berdoa agar Melinda segera kembali ke keluarga dalam keadaan baik-baik saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan, setiap Jumat malam, Melinda selalu bersama dengan keluarganya di Jakarta. Sebab setiap Jumat sore, Anik dan suaminya, Sapto Hartoyo, selalu menjemput buah hatinya yang tengah menempuh pendidikan S2 di IPB itu.
"Setiap Jumat biasanya dia ada di Jakarta dengan saya. Nggak ada yang ngapelin. Tapi kalau di luar itu, di hari kuliahan, karena dia tinggal di kost, saya nggak tahu. Tapi saya tanya temannya, katanya Fitri nggak pernah pacaran," imbuh Anik.
Menurutnya, sudah 6 bulan terakhir ini dia dan suami selalu menjemput sendiri putrinya saat akhir pekan. Lalu pada hari Minggu, suami istri itu mengantar kembali Melinda ke Bogor.
"Nggak pernah pulang sendiri. Soalnya kalau pakai kendaraan umum dari Bogor mau ke sini susah, bisa 6 kali ganti angkutan mungkin. Saya antar jemput biar ada kemudahan. Kalau misalnya dia kuliah di Bandung saja bisa pakai travel, kalau ini kan sulit," terang Anik.
Melinda juga sering memberi kabar keberadaan dirinya kepada keluarga. Keluarganya juga sering aktif bertanya sedang di mana putrinya. "Kita komunikasi terus. Misalnya Fitri ke perpustakaan, juga kasih tahu," ucap Anik.
Sejak Sabtu (16/3) malam hingga hari ini, handphone Melinda selalu dalam keadaan on dan off. Namun dalam kurun waktu itu, hanya sekali Melinda mengirim SMS, yakni pada Sabtu dini hari. Saat nomor Melinda diketahui aktif, pihak keluarga juga tak kurang-kurangnya menghubungi. Sayang, tidak ada respons.
"Ini temannya nggak ada yang tahu. Tolong bantu doa semoga Fitri segera pulang dengan keadaan baik. Yang melihatnya, tolong beri tahu juga," harap Anik.
Anik menyampaikan, putrinya terpaksa tinggal di kost karena IPB jauh dari rumahnya yang berada di Villa Bintaro Regency. Kendati tinggal di kost yang penghuninya laki-laki dan perempuan, namun ada aturan ketat di kost yang ditinggali Melinda.
"Kalau ada tamu keluar masuk pasti diketahui sekuriti. Ditanya sama sekuriti mau bertemu siapa. Bahkan sekuritinya yang ketok kamar untuk memberi tahu," jelas Anik.
Melinda dilaporkan hilang pada Jumat 15 April setelah dia tidak pulang ke Bintaro, Tangerang, kebiasaannya bila akhir pekan datang. Melinda memiliki ciri-ciri rambut lurus dan panjang, berkulit putih, tidak berjilbab, pendiam.
(vit/nrl)











































