"Bisa Twin Tower seperti apa yang diusulkan Pak Ketua DPR. Kalau sekarang ini memang strukturnya agak besar, untuk block portalnya saja sudah mahal. Tapi itu nanti tergantung seperti apa rekomendasi PU-nya," ujar Kepala Biro Pemeliharaan Gedung dan Instalasi Setjen DPR, Sumirat, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/4/2011).
Sumirat menuturkan, saat ini Setjen tengah menunggu hasil evaluasi dari Kementerian PU. Pimpinan DPR telah meminta Kementerian PU mengkaji efisiensi pembangunan gedung baru DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika rekomendasi PU meminta evaluasi total, maka perencanaan pembangunan gedung DPR diulangi. Termasuk sayembara ulang kontraktor perencanaan awal gedung baru.
"Kalau rekomendasi PU itu otomatis akan diikuti, termasuk kalau harus ada sayembara lagi. Kalau sayembara dari awal kan berarti harus desain ulang gedung. Mungkin hasilnya nanti yang lebih diterima masyarakat," tutur Sumirat.
(van/her)











































