"Tadi pagi kakaknya Sri sempat keliling ke rumah warga buat minta maaf gara-gara buat heboh kampung," ujar tetangga Sri, Didi Kuswandi (35), saat berbincang dengan detikcom, di Desa Panjalin Kidul, RT 2 RW 1, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (18/4/2011).
Selain meminta maaf karena membuat geger warga sekitar, keluarga Sri juga meminta maaf atas apa yang telah Syarif lakukan di Mapolresta Cirebon, Jumat (15/4) lalu.
"Dia minta maaf karena enggak tahu kalau adik iparnya ngelakuin itu (bom bunuh diri)," ujar Didi.
Didi menambahkan, tidak hanya mendatangi setiap rumah, keluarga juga menyalami dan meminta maaf ke setiap orang yang ditemui di jalan. "Setiap ada yang lewat dan kenal dia minta maaf," katanya.
Pantauan detikcom, kediaman mertua MS terlihat lengang. Pintu rumah tertutup rapat dan gorden bermotif bunga berwarna merah terlihat menutupi kaca jendela.
Selain itu, beberapa anggota kepolisian terlihat berada di dalam rumah Sri. Belum diketahui apa yang tengah dilakukan anggota kepolisian tersebut.
Sebelumnya Mabes Polri memastikan tersangka bom bunuh diri di Mapolresta Cirebon adalah M Syarif. Hasil identifikasi Polri terhadap sidik jari, gigi, dan DNA pelaku bom bunuh diri identik dengan M Syarif.
(ahy/nik)











































