Demikian tanggapan Syarif Hasan, anggota Dewan Pembina PD, soal rencana kepindahan Dede Yusuf. Dia dicegat wartawan di Istana Bogor, Bogor, Senin (18/4/2011).
"Tentu kami akan minta klarifikasi dulu kepada yang bersangkutan," kata Syarif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu suratnya itu kami proses dulu dong," cetus Syarif.
Lebih lanjut dia menyatakan, PD adalah partai yang terbuka bagi semuanya. Termasuk bagi para politisi dari parpol lain yang ada keinginan menjadi kader PD.
"Tapi kita mau perpindahan tidak memperkeruh keadaan. Jadi parpol yang melepaskannya baik, yang menerima juga baik," sambungnya.
Karir politik Dede Yusuf di PAN dimulai pada 2004 silam. Berpasangan dengan politisi PKS, Ahmad Heryawan, dia memenangkan Pilkada Gubernur Jabar 2008 sebagai Wagub Jabar dan sejak itu pula meninggalkan aktifitasnya di bidang hiburan.
Pengunduran diri Dede Yusuf dari PAN di duga terkait rencananya mengikuti Pemilukada Gubernur Jabar pada 2012 untuk jadi orang nomor sati di Jawa Barat. Untuk memuluskan lajunya dalam kontestasi itu, Dede Yusuf memilih bergabung dengan PD yang pada Pemilu 2009 lalu meraih kemenangan besar di Jabar.
(lh/her)











































