Jakarta - Pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Cirebon, Jawa Barat dipastikan bernama M Syarif. Namun Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo belum bisa menyampaikan dari jaringan mana Syarif. Semua yang disampaikan harus sesuai fakta yang ada.
"Semua terkait dengan fakta dulu. Hasil penyelidikan, penyidikan di TKP nanti disampaikan," ujar Timur sebelum raker bersama Presiden SBY, menteri, gubernur, dan kepala daerah tingkat II di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (18/4/2011).
Timur mengatakan, proses penyidikan atas kasus bom bunuh diri di Cirebon masih terus berjalan. "Proses identifikasi yang kita dahulukan," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Kapusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol Mussadeq mengatakan, Syarif adalah pemain baru. Sehingga Polri tidak bisa langsung memberikan hasil pemeriksaan seperti kasus Dulmatin dahulu. Data Syarif diakui belum ada di database Polri. Karena itu, Polri harus mencari data pembandingnya.
(gus/nrl)