JAT Tuding Ada Kepentingan Tertentu dalam Kasus Bom Cirebon

JAT Tuding Ada Kepentingan Tertentu dalam Kasus Bom Cirebon

- detikNews
Senin, 18 Apr 2011 13:30 WIB
JAT Tuding Ada Kepentingan Tertentu dalam Kasus Bom Cirebon
Jakarta - Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) mengharamkan perbuatan bom bunuh diri M Syarif di Masjid Ad-Zikra, Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. JAT pun menuding ada kepentingan tertentu yang bermain dalam kasus bom bunuh diri tersebut.

"Itu haram. Ada kepentingan tertentu yang memainkan perkara ini," kata Direktur Media Centre JAT Son Hadi usai menyaksikan sidang Abu Bakar Ba'asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya,Β  Senin (18//4/2011).

Menurut Son Hadi, semua anggota JAT terdata. Pengurus JAT juga melakukan verifikasi dan tidak menemukan adanya nama M Syarif dalam database JAT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengurus pun tidak ada yang mengenal dia," katanya.

Kalau disebut Syarif pernah mengikuti pengajian Ba'asyir, Son Hadi mengatakan, semua orang juga bisa saja mengikuti pengajian Ba'asyir. Bahkan intelijen polisi pun banyak yang ikut pengajian Ba'asyir.

"Lantas apakah dia langsung dikatakan memiliki hubungan dengan Ustad Abu? Kan tidak bisa seperti itu. Karena pengajian kami terbuka dan diikuti untuk umum," jelasnya.

Son Hadi juga menegaskan nama Syarif tidak terdaftar di pesantren Ngruki, Solo, yang diasuh Ba'asyir. "Tidak ada nama MS di pesantren. Bahkan Ngruki pun juga sudah membantah," ungkapnya.

(gus/nrl)


Berita Terkait