"Saya tidak rela gedung DPR dibangun pakai uang rakyat!" kata Nur berulang kali usai menghadiri usai sidang gugatan citizen lawsuit Laskar Gerindra terhadap DPR di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Senin (18/4/2011). Sidang ini ditunda lantaran perwakilan dari DPR absen.
Nur yang mengenakan kaos warna putih bertuliskan "Delegasi warga Koja Utara", berjilbab dan mengenakan kacamata, tiba-tiba lemas dan nyaris jatuh. Beruntung, temannya mampu menopang Nur yang juga membawa secarik kertas bertuliskan "Lebih baik bangun rusun untuk rakyat."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengunjung sidang lainnya, Masrudin (43) mengaku menjadi tim sukses Marzuki Alie. Masrudin menceritakan, Marzuki Alie pernah datang ke Cilincing dan membuat posko saat Pemilu Legislatif 2004 lalu.
Dia janji akan menyelesaikan masalah penggusuran 6.000 kepala keluarga (KK) di kawasan Koja Utara pada terjadi tahun 1994. Pemerintah pada tahun 1998 telah membangun rusun untuk 756 KK.
"Sampai saat ini, Marzuki yang kini jadi Ketua DPR nggak pernah nongol lagi," kata Masrudin.
(aan/nrl)











































