"Saya justru baru melihat wajahnya di situ (televisi). Kalau ada yang menghubung-hubungkan dengan saya, itu mungkin kelompok musuh," ujar Ba'asyir sebelum sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Senin (18/4/2011).
Ba'asyir menduga, berita miring antara dirinya dengan Syarif hanyalah untuk menjelek-jelekkan dirinya. Ba'asyir menduga, Syarif dimanfaatkan oleh pihak lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ba'asyir menambahkan, jika ada yang menghubung-hubungkan bom Cirebon dengan kegiatan latihan senjata di Aceh, hal itu hanya pikiran Densus 88.
"Jadi itu agar saya bisa dihukum sesuai dengan kehendak Amerika, majikannya Densus," cetus Ba'asyir.
(nik/fay)











































