Syarif diketahui sebagai warga Gang Rarakuning II, RT 3/6, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Menurut Supandi, Ketua RT 3/6, warga akan tetap menerima jika benar hasil tes DNA pelaku aksi bom bunuh diri cocok dengan M Syarif.
"Orang sudah meninggal ya dikuburkan saja. Tapi itu juga tergantung dari keluarganya mau dimakamkan dimana. Warga sini tetap menerima jenazahnya, mau dimakamkan di Cirebon atau di Majalengka," kata Supandi kepada detikcom, Senin (18/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemuda di sini biasa bilang kalau M Syarif kurang waras karena dia sering beranggapan jika dirinya selalu benar. Contohnya jika ada pemuda yang berkumpul dan terdapat minuman pasti dia selalu menganggap jika itu minuman keras, padahal kita cuma minum kopi. Tapi kita tidak sakit hati kok. Kita akan menerima jenazahnya jika memang nanti akan dikuburkan disini," jelasnya.
(fay/fay)











































