"Tidak ada anggota JAT di Cirebon dengan nama yang bersangkutan," terang Direktur Media Center Jamaah Anshorut Tauhid, Son Hadi, ketika dihubungi detikcom, Senin (18/4/2011).
Menurut Son Hadi, Abu Bakar Ba'asyir memang sering memberikan tauziah pada berbagai macam pengajian. Semua orang dapat mengikuti pengajian tersebut karena bersifat umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JAT sendiri mengutuk aksi pengeboman tersebut dan menilai bahwa aksi tersebut haram. Menurut mereka aksi tersebut tidak sesuai dengan syariat islam.
Sebelumnya, ayah M Sarip, Abdul Gofur meyakini foto pelaku bom bunuh diri di Masjid Ad Dzikra, Cirebon yang dirilis Polri adalah putranya. Gofur juga menyebut putranya pernah ikut pengajian Abu Bakar Ba'asyir.
"Dia dulunya alirannya majelis tabligh dan assunnah. Yang terakhir tahun 2009, lupa jubahnya yang putih-putih hitam, Ba'asyir," kata Gofur kepada wartawan, di Hotel Zamrud, Jl Wahidin, Cirebon, Minggu (27/4).
(adi/ape)











































