Basis Militer AS di Aussie akan Pantau Teroris di Indonesia

Basis Militer AS di Aussie akan Pantau Teroris di Indonesia

- detikNews
Kamis, 10 Jun 2004 14:32 WIB
Jakarta - Rencana Amerika Serikat (AS) membuka basis militer di Australia bulan depan merupakan peringatan tingkat tinggi bagi terorisme di Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Indonesia akan menjadi salah satu target penanganan terorisme tersebut.Hal ini disampaikan pengamat intelijen H. Juanda kepada wartawan usai mengikuti kuliah umum Haryy Tjan Silalahi dengan tema 'Arus balik membaca suara rakyat' di Hotel Regent Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Pusat, Kamis (10/6/2004). Juanda mengungkapkan, AS bulan depan akan membuka basis militer di Australia. Hal ini berdasarkan penelitian salah satu lembaga intelijen swasta di AS 'Stratfor' . Dalam penelitian itu menyebutkan, basis militer tersebut akan dimanfaatkan untuk menekan Indonesia khususnya dalam penanganan teroris. Indonesia masih dianggap sebagai sarang teroris internasional Jamaah Islamiyah."Dampaknya bukan hanya pihak AS yang mendapat informasi awal atau indikasi awal megenai data tersebut, komunitas intelejen Indonesia khususnya pihak BIN juga akan mendapatkan indikasi itu," ujar Juanda.lebih jauh juanda mengungkapkan pada waktu mendatang, permainan AS tidak akan lagi menggunkan jaringan radikal tapi jaringan moderat. "Jaringan moderat yang bahkan tidak disangka sama sekali," kata Juanda.Nantinya, lanjut dia, akan ada kelompok intelektual muda atau mahasiswa radikal yang dijadikan alat untuk memunculkan isu terorisme. (dsb/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads