"Dari warga yang diamankan ada yang diamankan dengan upaya paksa. Ada 8 orang," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Minggu (17/4).
Anton mengatakan, warga yang berjumlah delapan orang itu kini tengah dimintai keterangan kepolisian setempat. Sementara anggota TNI AD yang diduga menembak 4 warga ditangani POM Kodam setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Anton, kondisi di Kecamatan Bulus, Kebumen, pasca bentrok yang terjadi, Sabtu (16/4), mulai relatif aman. Mabes Polri terus berkordinasi dengan Polda Jawa Tengah untuk memulihkan keadaan.
Anton menjelaskan, bentrok terjadi ketika anggota TNI AD hendak melintasi jalan menuju tempat pelatihan Puslitbang TNI AD di Kebumen. Saat itu, sejumlah warga menghadang dan melakukan blokade jalan untuk menghalangi.
"Ada anggota (TNI) yang coba buka blokade itu sehingga terjadi tindakan anarkis. Sehingga masyarakat yang memblokade merusak gapura," tutur Anton.
Akibat bentrokan, 4 warga Kembumen mengalami luka tembak dan dirawat di rumah sakit setempat.
(ahy/gun)










































