"Pemerintah tak pernah belajar secara benar dari pengalaman. Insiden Kebumen bisa terjadi karena kesalahan TNI selama ini tak pernah dihukum," kata Ketua Dewan Federasi Kontras, Usman Hamid di Jakarta, Minggu (17/4/2011).
Kontras, lanjut Usman, protes keras atas kekerasan militer dalam insiden di Kebumen. Kekerasan militer ini mengulang apa yang terjadi di Alas Tlogo, saat itu di Pasuruan TNI menembak dan menewaskan warga sipil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kontras mendesak agar semua warga dilepaskan. Pemerintah, khususnya Presiden, Menko Polhukam, Kepala BPN harus instrospeksi mengapa permasalahan tanah yang melibatkan TNI dengan warga tak berjalan mulus.
"Akar masalahnya ada di tubuh pemerintah sendiri. Pemerintah harus segera menuntaskannya," tuturnya.
(ndr/anw)











































