Lalu bagaimana sebenarnya sosok M Sarip ini dalam kesehariannya. Di mata salah satu teman dekatnya, Andi Mulya, Sarip adalah pemuda yang pendiam namun sangat tempramental.
"Dia itu sebenarnya sangat pendiam. Tapi begitu marah, dia sangat temperamental sekali. Dia sering mengeluarkan kata-kata kasar dan perbuatannya kadang juga kasar," ujar Andi saat berbincang dengan detikcom, Minggu (17/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kegaduhan tersebut dikarena ada seorang pemuda yang mengusir orang-orang yang sedang tidur di Masjid tetapi dengan cara menendang mereka. Hampir terjadi perkelahian di antara mereka.
"Saya pisahkan, lalu saya tahu kalau yang salah adalah orang itu, yaitu Sarip. Terus saya nasehati dia, kalau niat yang benar harus juga dengan cara yang benar juga," terangnya.
Rupanya, Sarip kemudian luluh oleh Andi. Pertemuan keduanya juga semakin sering karena kebetulan tempat kerja Sarip tidak jauh dari masjid At-Taqwa. Waktu salat Dzuhur dan Ashar, Sarip pasti salat di masjid itu.
"Dia itu aslinya pendiam, tapi begitu kesal atau marah dia seperti orang stres. Tidak terkontrol sama sekali, semaunya sendiri," terangnya.
Menurut Andi, Sarip pernah ikut demo ketika sidang penistaan agama di Cirebon dengan terdakwa Tantowi. Saat itu, Sarip yang sedang emosi langsung menendang mobil tahanan.
"Iya, yang di tivi yang nendang mobil itu Sarip, betul itu Sarip. Begitulah emosinya, tidak terkontrol," terangnya.
Namun setahun terakhir ini, Andi mengaku tidak pernah ketemu dengan Sarip. Sarip mengatakan tempat kerjanya pindah sehingga tidak lagi bisa ke Masjid At-Taqwa.
"Setelah itu saya tidak tahu lagi dia ke mana. Sekitar setahun kita tidak ketemu, padahal dulu dekat karena dia sering curhat masalah keluarga," imbuhnya.
(her/mrp)











































