Namun di sisi lain, kejadian tersebut membuktikan bahwa Yang Maha Kuasa masih melindungi anggotanya.
"Saat takbiratul ikhram, bom meledak, tapi 28 anggota saya masih diberikan kekuatan dan kesehatan, malah pelaku bom yang meninggal. Yang Maha Kuasa masih berpihak kepada kepolisian," ujar Suparni kepada wartawan di Mapolresta Cirebon, Sabtu (16/4/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, bom meledak di masjid Polresta Cirebon, Jumat (15/4/2011), pukul 12.15 WIB. Pelaku bom bunuh diri tewas dengan perut hancur. Pelaku ikut salat Jumat dan berada di baris kedua. Belasan polisi luka-luka termasuk Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco.
(her/gah)











































