"Anggota saya yakni Koptu Sutejo dan seorang warga sipil bernama Ali menjadi korban pembunuhan. Pelakunya diduga dia (Sarip)," ujar pria yang mengaku sebagai atasan korban yang tidak mau disebut namanya.
Ia mengungkapkan hal tersebut saat ditemui di rumah istri M Sarip, Gang 30 Bata, RT 3 RW 1, Dusun Senen, Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau tidak salah kejadian pembunuhan itu 2 April lalu. TKP-nya di Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Sutejo meninggal, Ali selamat dengan luka di bagian leher," ujarnya yang saat itu ditemani dua anggota TNI lainnya.
Ia menambahkan, Sutejo tewas dengan sejumlah luka tusukan di bagian tubuh. "Lebih 20 tusukan, ada di dada, punggung dan wajah. Leher Sutejo terdapat luka menganga akibat digorok," paparnya.
Menurut informasi yang diperoleh pria berkaos kerah itu, di lokasi kejadian ditemukan identitas atas nama Mochamad Sarip. "Polisi menemukan SIM atas nama Mochamad Sarip," ungkapnya.
Dia menjelaskan, kasus tersebut saat ini ditangani Polres Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
(her/her)











































